Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Baja Ringan

Jika Anda memang bergelut pada bidang konstruksi, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan apa itu baja ringan dalam bangunan. Hal ini merupakan salah satu elemen yang sangat penting untuk diketahui oleh anda, terutama bagi orang-orang yang ada di dunia konstruksi banguan tersebut.

Apa Itu Baja Ringan dalam Konstruksi Bangunan?

apa itu baja ringan dalam konstruksi

Baja ringan adalah salah satu material bangunan yang biasanya digunakan untuk konstruksi, terutama pada bagian atap bangunan. Baik itu digunakan untuk pembangunan rumah, gudang, tempat parkir, pabrik, maupun bangunan lainnya yang biasa dibuat dalam konstruksi.

Baja ringan ini kebanyaka terbentuk dari bahan dasar campuran antara seng dan alumunium. Penggunaan baja ringan pun akhirnya mebgalami kemajuan, terutama dalam segi mutu. Sudah semakin banyak produsen Rangka atap baja ringan yang menyesuaikan pembuatan material ini dengan standar SNI ( Standar Nasional Indonesia ).

Keunggulan Atap Baja Ringan

keunggulan baja ringan

Setelah mengetahui apa itu baja ringan sebagai salah satu material bangunan  Anda pun mesti mengetahui apa saja keungggulan dari penggunaannya. Di bawah ini adalah beberapa keunggulan dari material bangunan yang stu ini:

1. Ringan dan Mudah Memasangnya

Berat atap baja ringan ini cukup ringan jika dibandingkan dengan material pembuat atap lainnya, yaitu hanya sekitar 9 kg / m2. Sifatnya yang ringanini juga  memudahkan para pekerja konstruksi untuk memasang rangka atap tersebut.

2. Kuat dan Awet

Meskipun material yang satu ini ringan, namun keunggulan dari baja ringan itu sendiri adalah penggunaannya yang cukup uat dan awet. Bahkan, bahan bangunan tersebut tidak akan berkarat dan tahan menghadapi cuaca ekstrem, sehingga bisa melindungi rumahmu dengan maksimal.

3. Mudah Dibentuk dan Disambung

Atap baja ringan bisa menjadi solusinya untuk membuat  atap banguan yang sesuai dengan keinginan Anda. Hal ini dikarenakan material baja ringan ini dapat dengan mudah dipotong dan dibentuk mengikuti bentuk rangka atap yang kita inginkan. Selain itu, baja ringan juga dapat disambungkan dengan jenis atap lainnya menggunakan material penghubung baja.

4. Tegangan Tarik Tinggi

Atap baja ringan ternyata memiliki karakteristik yang lebih lentur jika dibandingkan dengan jenis atap lainnya. Kelenturan rangka atap ini tentu sangat penting karena semakin besar tegangan tarik atap, semakin banyak energi yang bisa diserap.

Kekurangan Atap Baja Ringan

kekurangan baja ringan

Anda sudah tahu apa itu baja ringan beserta kelebihan dalam penggunaannya. Berikut ini adalah kekurangan material baja ringan:

1. Harga Tidak Murah

Karena kualitas dan segala keunggulannya yang bisa didapatkan, ternyata harga atap baja ringan tergolong mahal. Namun, penggunaannya pun tergantung merk yang Anda gunakan untuk konstruksi atapnya.

2. Mudah Terbawa Angin

Karena sifatnya yang ringan,  baja ringan itu sendiri  dapat dengan mudah terbawa angin. Namun, jika Anda memasangnya dengan benar, hal itu tidak akan terjadi. Sistem sambungan pada baja ringan yang hanya menggunakan baut memudahkan angin besar untuk meniup lepas kerangka atap rumah yang dibangun.

3. Tampilan Tampak Acak-acakan

Struktur atap rumah sebetulnya harus bisa menampung beban atap yang berat. Hal tersebut adalah nilai tambahan bagi kekuatan fondasi rumah, namun  jika dilihat dari sudut estetika, kerapatan kerangka baja ringan ini terkesan acak-acakan dan dapat merusak keindahan bangunan.

4. Rentan Roboh Jika Tidak Teliti

Atap baja ringan menggunakan sistem berbentuk jaring untuk bisa membangun atap yang kuat dan tahan lama. Hal ini akan berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan benar. Kegagalan dalam menghitung konstruksi atap rumah dapat menyebabkan kegagalan yang menyeluruh sehingga atap bisa roboh.

By |2019-09-27T03:55:34+00:00September 27th, 2019|konstruksi|