Bangunan Kontraktor dalam Proyek Konstruksi

Pada proses berjalannya bidang konstruksi, tentunya Anda juga akan mengenal bangun bangunan kontraktor. Dari sana, Anda juga akan memerlukan peralatan untuk membantu dalam proses penyelesaian proyek kontruksi tersebut,.

Setiap perusahaan jasa pelaksanaan konstruksi biasanya melaksanakan tugasnya untuk membangun beberapa jenis infrastruktur dalam sebuah proyek konstruksi.

Jenis-Jenis Bangun Bangunan Kontraktor

jenis bangunan kontraktor

Untuk dapat membangun sebuah proyek konstruski, biasanya para kontraktor tidak hanya menajalankan tugasnya hanya untuk membangun satu jenis gedung. melainkan, lebih dari satu jenis. Berikut ini adalah beberapa bangun bangunan kontraktor yang biasa dijalankan dalam proyeknya:

1. Membangun Konstruksi Gedung

Dalam hal pembangunan sebuah proyek biasanya jenis konstruksi yang satu ini mungkin sudah sangat familiar. Kontraktor sering membangun konstruksi gedung dalam menjalankan proyeknya, baik itu gedung kecil maupun gedung besar.

Biasanya juga, konstruksi  gedung ini meliputi fasilitas umum atau sarana dan prasarana, contohnya seperti bangunan institusional, lembaga pendidikan dan bisa juga sebuah gedung yang umumnya dijadikan sebagai tempat rekreasi.

Dalam konstruksi gedung, umumnya arsitek akan menanganinya selain itu, hal ini juga dilakukan bekjerasama  dengan  insinyur sipil. Sementara untuk material yang di perlukan pada konstruksi gedung sendiiri akan lebih di tekankan pada aspek-aspek arsitektual.

2. Menjalankan Konstruksi Industri

Bangun bangunan kontraktor yang umum dilakukan dalam sebuah proyek konstruksi biasanya juga dilakukan dengan menjalankan konstruksi industri. Pada perencanaan dan pelaksanaannya ini memerlukan suatu ketelitian dan keahlian juga teknologi yang pasti haruslah spesifik.

Yang termasuk ke dalam konstruksi industri ini umumnya dalam bentuk sebuah proyek industri yang memang membutuhkan spesifikasi dan juga persyaratan yang khusus. Misalanya, bisa dicontohkan dengan pengerjaan  pada proyek industri kilang minyak, industri berat, maupun industri dasar.

3. Menjalankan Konstruksi Teknik (Jalan)

Bangun bangunan kontraktor yang umumnya dilakukan pada sebauh proyek konstrusi berikutnya adalah konstruksi jalan atau konstruksi teknik.

Konstruksi jalan adalah sebuah proyek pembangunan yang meliputi penggalian, pengurugan, pengerasan jalan dan juga struktur drainase serta konstruksi sebuah jembatan. Maka dari itu, untuk sebuah konstruksi jalan biasanya akan ditangani oleh departemen pekerjaan umum setempat. Hal ini  tentu akan sangat berbeda dengan jenis konstruksi bangunan lainnya jika dilihat dan diperhatikan lagi berdasarkan segi aktivitas antara seorang pemilik, perencana dan juga seorang kontraktor.

Selain itu, jenis konstruksi teknik  atau konstruksi jalan merupakan suatu konstruksi yang akan melibatkan sebuah struktur yang di rencanakan dan juga dirancanbg secara khusus oleh para ahli atau profesioanl yang memang dibuat untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat umum. Selain itu, hal ini juga berhubungan dengan berhubungan dengan infrastruktur. Jenis konstruksi teknik sendiri telah di bagi menjadi 2 bagian, di antaranya adalah:

  • Konstruksi Berat =>  ialah seperti proyek utilitas pada suatu Negara seperti pemasangan pipa besar, bendungan, jalur transpoortasi udara, air dan darat. Dalam konstruksi ini umumnya akan di biayai oleh pemerintah atau juga bisa kerja sama antara pemerintah dengan sebuah pihak swasta.
  • Konstruksi Jalan => ialah sebuah proyek pembangunan jalan sebagai infrastruktur yang diperuntukan bagi masyarakat sipil (umum).

Tahapan dalam Bangun Bangunan Konstraktor

tahapan bangun bangunan kontraktor

Terdapat beberapabtahapan yang dilakukan dalam upaya pembangunan sebuah proyek konstruksi maupun infrastruktur, di antaranya:

  • Perencanaan => penetapan untuk rencana proyek itu di lakukan, termasuk juga merekrut pihak konsultan secara garis besar.
  • Perancangan => melakuakn perancangan terkait sebuah proyek pembangunan yang akan di lakukan dalam tiga periode (periode prelimenery design, perkembangan rancangan, dan periode desain akhir) serta penyiapan untuk dokumen pelaksanaan proyek.
  • Pengadaan => pengadaan setelah gagasan awal dan jugaberlanjut pada pengawasan yang dilakuakn dalam proyek.
  • Pelaksanaan => melaksanakan proyek terencana.
By |2019-05-09T01:08:28+00:00May 9th, 2019|Blog|