Sistematika Membuat Sertifikat tanah dan Bangunan

Cara membuat sertifikat tanah penting diketahui oleh mereka yang memiliki hak kepemilikan tanah. Sertifikat tanah merupakan salah satu cara membuktikan jika kepemilkan tanah bisa dibuktikan secara sah.

Dalam hal ini, Anda harus menyiapkan beberapa syarat terkait dengan pembuatan sertifikat tersebut.

Jika syarat terkumpul, Anda bisa segera membuat sertifikat tanah dengan segera.

Syarat dan Cara Membuat Sertifikat Tanah

cara membuat sertifikat tanah

Sebelum membuat sertifikat yang diinginkan, ada beberapa syarat yang harus disiapkan, seperti yang berikut ini:

  • Fotokopi NPWP
  • Izin mendirikan bangunan atau IMB
  • Akta jual beli atau AJB
  • Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir
  • Fotokopi kartu tanda penduduk atau KTP dari pihak pemohon yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
  • Fotokopi Kary Keluarga atau KK dari pemohon
  • Fotokopi bukti PBB pada tahun terakhir
  • Pajak Penghasilan atau PPh
  • Bukti pelunasan pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB

Setelah syarat yang dibutuhkan, sistematika membuat sertifikat tanah yang selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Datangi BPN setempat => Langkah pertama adalah dengan mendatangi loket pelayanan dengan membawa dokumen yang sudah disiapkan. Selanjutnya, Anda akan diberi formulir yang bisa diisi. Bayar biaya pengukuran dan biaya pemeriksaan tanah. Formulir bisa diisi dengan sebenar-benarnya.
  • Petugas BPN yang datang => Langkah selanjutnya adalah menunggu petugas BPN yang datang untuk melakukan pengukuran tanah. Dalam hal ini, pemohon harus hadir dalam proses pengukuran tanah yang dilakukan. Selanjutnya, akan dibuat surat keputusan dari BPN pusat.
  • Membayar pendaftaran untuk SK hak => Langkah yang selanjutnya adalah dengan melakukan pembayaran SK hak. Jika langkah ini sudah dilakukan, maka Anda bisa segera mendapatkan sertifikat tanah.

Simpan sertifikat tanah yang sudah di dapatkan dengan baik dan jangan sampai hilang.

Cara Membuat Sertifikat Laik Fungsi

Cara membuat sertifikat tanah

Selain proses membuat sertifikat tanah, penting juga untuk mengetaui cara mendapatkan sertifikat laik fungsi. Sertifikat yang satu ini merupakan sertifikat bangunan yang sudah selesai dibangun dan sesuai dengan persyaratan fungsi bangunan. Tanpa adanya sertifikat yang satu ini maka gedung tidak bisa Anda gunakan secara legal.

Adapun beberapa syarat yang harus dilengkapi untuk mendapatkan sertifikat laik fungsi antara lain adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi bukti kepemilikan tanah
  • Surat permohonan mengajukan SLF
  • Fotokopi identitas dari pihak pemohon
  • Jika bukan untuk perorangan maka maka harus menyertakan fotokopi akta badan hukum
  • Fotokopi IMB atau ijin mendirikan bangunan
  • Laporan dari direksi pengawas mulai dari fotokopi TDR atau SIUJK serta surat izin bekerja hingga laporan lengkap direksi
  • Untuk jenis bangunan yang sedang ataupun tinggi harus dilengkapi degan rekomendasi dari berita acara dari instansi yang berkaitand engan hasil uji coba instansi serta kelengkapan bangunan
  • Hardcopy dan juga softcopy gambar as build drawing
  • Serta foto bangunan

Jika dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap, Anda bisa mengajukan SLF melalui Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau yang disingkat dengan DPMPTSP yang ada di tingkat di Suku Dinas, Kecamatan, dan Dinat terkait yang ada di daerah Anda.  Pemenuhan syarat ini termasuk ke dalam cara membuat sertifikat tanah yang penting.

Bagi Anda yang memiliki proyek kontruksi, tidak perlu ragu untuk menghubungi PT Adhyaksa Persada Indonesia. Beberapa ruang lingkup kerja kami antara lain adalah bidang sipil mulai dari struktur desain dan perencanaan bangunan. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai pengawasan proyek kontruksi bangunan hingga jalan kepada kami. Tentukan sendiri sesuai kebutuhan Anda.

By |2020-02-24T04:35:48+00:00Februari 24th, 2020|Blog|