Sebuah Ilmu Tentang Air Atau Hidrologi

Pernah mendengar kata hidrologi? Mungkin ini terdengar asing di telinga kita. Hidrologi berasal dari bahasa Yunani, Hydrologia, yang berarti “ilmu air”. Hidrologi adalah cabang ilmu Geografi yang mempelajari pergerakan, distribusi, dan kualitas air di seluruh Bumi, termasuk siklus hidrologi dan sumber daya air. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog, bekerja dalam bidang ilmu tanah atau bumi dan ilmu lingkungan, serta teknik sipil dan teknik lingkungan.

Hidrologi sendiri merupakan sebuah ilmu yang mempelajari air dalam segala bentuknya (cairan, padat, gas). Dalam atau di atas permukaan tanah termasuk di dalamnya adalah penyebaran daur dan perilakunya, sifat-sifat fisika dan kimia. Ini juga ada hubungannya dengan unsur-unsur hidup dalam air itu sendiri. Hal ini juga mempelajari perilaku hujan terutama meliputi periode ulang curah hujan. Karena berkaitan dengan perhitungan banjir serta rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan dan jembatan.

Secara umum ini adalah ilmu yang mempelajari masalah keberadaan air di bumi (siklus air). Dan hal ini juga memberikan alternatif bagi pengembangan sumberdaya air bagi pertanian dan industri.

Sejumlah Pengertian Hidrologi Menurut Para Ilmuan

hidrologi menurut ilmuan

Menurut Linsley (1996), menyatakan pula bahwa ini ialah ilmu yang membicarakan tentang air yang ada di bumi, yaitu mengenai kejadian, perputaran dan pembagiannya, sifat-sifat fisik dan kimia, serta reaksinya terhadap lingkungan termasuk hubungannya dengan kehidupan.

Sedangkan menurut Marta dan Adidarma (1983), bahwa ini adalah ilmu yang mempelajari tentang terjadinya, pergerakan dan distribusi air di bumi, baik di atas maupun di bawah permukaan bumi, tentang sifat fisik, kimia air serta reaksinya terhadap lingkungan dan hubunganya dengan kehidupan.

Lalu menurut Singh (1992), menyatakan bahwa hidrologi adalah ilmu yang membahas karakteristik menurut waktu dan ruang tentang kuantitas dan kualitas air bumi, termasuk di dalamnya kejadian, pergerakan, penyebaran, sirkulasi tampungan, eksplorasi, pengembangan dan manajemen.

Mengetahui Siklus atau Proses Hidrologi

proses hidrologi

Hal ini sebuah rangkaian peristiwa yang terjadi dari air jatuh ke bumi hingga menguap kembali ke udara dan kembali jatuh. Siklus tersebut juga dibagi menjadi 3, yakni:

  1. Siklus Hidrologi Panjang

Yakni ketika pemukaan air laut terjadi penguapan dan kandensasi. Lalu uap air tersebut tertiup angin dan membentuk awan. Tak lama kemudian jatuh seperti butir salju di daratan ataupun pegunungan serta membentuk gletser. Lalu mengalir ke sungai terbawa serta terbawa kembali ke laut.

  1. Siklus Hidrologi Sedang

Hidrologi sedang ini merupakan penguapan yang terjadi di permukaan laut, angin yang membawa dekadensi uap air kemudian terbentuk awan diatas dataran. Hujan terjadi di daratan lalu kemudian air hujan tersebut mengalir melalui sungai di permukaan dan kembali lagi ke laut.

  1. Siklus Hidrologi Pendek

Ini terjadi ketika di permukaan laut terjadi penguapan dan kandensasi. Kemudian membentuk awan yang akhirnya terjadi hujan dan air hujan tersebut kembali lagi ke laut.

Gambar Proses Hidrologi Dapat Dilihat Berikut:

siklus hidrologi

Secara gravitasi (alami) air mengalir dari daerah yang tinggi ke daerah yang rendah. Kemudian dari gunung-gunung, pegunungan ke lembah, lalu ke daerah lebih rendah, sampai ke daerah pantai dan akhirnya akan bermuara ke laut. Aliran air ini disebut aliran permukaan tanah karena bergerak di atas muka tanah. Aliran ini biasanya akan memasuki daerah tangkapan atau daerah aliran menuju ke sistem jaringan sungai, sistem danau ataupun waduk.

By |2019-06-15T08:32:39+00:00June 15th, 2019|Blog|