6 Jenis Balok yang Dapat Digunakan pada Bidang Konstruksi

Pasti sebagai orang yang bergelut di dunia konstruksi, Anda mengetahui beberapa jenis balok dalam konstruksi yang sering digunakan dalam melakukan suatu proyek. Hal ini dikarenakan balok merupaka salah satu bagian elemen struktur pada bangunan. Lalu, apa fungsi dari balok itu sendiri khususnya dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi?

Apa Itu Balok dalam Konstruksi?

apa itu balok dalam konstruksi

Sebelum mengetahui jenis balok dalam konstruksi, terlebih dahulu Anda harus mengenal apa itu balok dan apa fungsinya bagi pembangunan sebuah proyek. Jadi apa pengertian balok itu sendiri?

Balok merupakan salah satu bagian dari struktur sebuah bangunan yang kaku. Elemen yang satu ini khusus dirancang supaya dapat menanggung serta mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang lainnya.

Tidak hanya sekadar itu itu ring pada balok juga memiliki berfungsi sebagai pengikat kolom-kolom. Hal ini dilakukan supaya jika terjadi pergerakan pada kolom-kolom di sebuah bangunan, kolom-kolom masih bisa tetap bersatu serta mempertahankan bentuk dan posisinya seperti sedia kala.

Hal lain yang mesti diketahui adalah ring balok dibuat dari bahan yang sama dengan kolomnya. Itu juga akan membuat hubungan ring balok dengan kolom itu bersifat kaku  serta tidak mudah untuk berubah bentuk. Pola gaya pada sebuah bangunan yang dibuat jika tidak seragam dapat mengakibatkan balok melengkung atau defleksi, maka harus ditahan oleh kekuatan internal material.

Apa Saja Jenis Balok dalam Konstruksi?

jenis balok

Balok itu sendiri merupakan salah satu elemen terpenting dalam pembangunan. Fungsinya adalah sebagai penopang beban-beban atau rangka penguat horizontal pada bangunan yang berdiri. Terdapat beberapa jenis balok dalam konstruksi yang telah berkembang, di antaranya:

1. Balok Sederhana

Balok sederhana itu sendiri pada kolom diujung-ujungnya bertumpu. Di mana, dengan mengguakan satu ujung bebas berotasi dan tidak memiliki momen tahan. Balok jenis ini hampir sama seperti struktur statis lainnya. Nilai dari semua reaksi serta pergeseran dan juga momen untuk balok sederhana itu sendiri tidak tergantung bentuk penampang dan materialnya.

2. Kantilever

Kantilever merupakan salah satu jenis balok yang diproyeksikan atau struktur kaku lainnya didukung hanya pada satu ujung tetap. Dalam arti lain, balok yang satu ini berguna untuk menanggung beban di ujung yang tidak memiliki penyangga.

3. Balok Teritiasan

Balok teritisan merupakan salah satu ragam balok sederhana yang memilik bentuk memanjang. Balok yang satu ini melewati salah satu kolom tumpuannya.

4. Balok dengan Ujung Tetap

Jenis balok yang satu ini disebut balok dengan ujung tetap karena dikaitkan kuat. Selain itu, balok tersebut juga dibuat untuk menahan translasi dan rotasi. Pada umumnya, ujung-ujung dari balok ini dikunci sedemikian kuat sehingga tidak bergerak ataupun bertotasi karena momen.

5. Bentangan Tersuspensi

Bentanga tersuspensi merupakan salah satu jenis balok sederhana yang ditopang oleh teristisan dari dua bentang dengan konstruksi sambungan pin pada momen nol.

6. Balok Kontinu atau Balok Menerus

Balok kontinu atau balok menerus ini memiliki bentuk yang  memanjang secara menerus serta melewati lebih dari dua kolom tumpuan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan kekakuan yang lebih besar dan momen yang lebih kecil dari serangkaian balok tidak menerus dengan panjang dan beban yang sama pada bangunan.

Dalam dunia kontruksi memang banyak sekali jenis balok yang dapat digunakan. Anda dapat menggunakan beberapa jenis balok yang juga harus disesuaikan dengan kebutuhan proyek pembangunan yang sedang dilakukan.

 

 

By |2019-08-30T03:32:19+00:00August 30th, 2019|konstruksi|