Mengenal Apa Itu Konstruksi Beton, Keunggulan Dan Juga Cara Pencampurannya

Anda pasti tidak asing lagi dengan kata beton? Yah, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen. Sedangkan kata kontruksi beton apakah anda sudah tahu? Sebelum membahas lebih jauh, saya akan memberi tahu dulu pengertiannya. Konstruksi Beton merupakan konstruksi dengan bahan dari beton yang terdiri dari semen (umum Portland semen) dan bahan semen lain seperti fly ash dan semen terak , agregat (agregat kasar umumnya terbuat dari batu kerikil atau dihancurkan seperti kapur , atau batu granit , ditambah agregat halus seperti pasir ), air , dan kimia pencampuran.

Beton sendiri digunakan lebih dari setiap material buatan manusia di dunia. Tercatat pada tahun 2006, bahwa sekitar 7,5 kilo meter kubik beton yang dibuat setiap tahun lebih dari satu meter kubik untuk setiap orang di Bumi.

Berikut ini adalah alasan mengapa konstruksi beton paling banyak digunakan di dunia:

KONTRUKSI BETON

Tidak bisa dipungkiri bahwa beton merupakan kontruksi yang paling banyak digunakan oleh manusia diseluruh dunia. Sebab kelebihan beton adalah dapat mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Selain itu pula beton juga memiliki kekuatan mumpuni, tahan terhadap temperatur yang tinggi dan biaya pemeliharaan yang murah.

Selain itu, bahan bahan dasar pembuatan beton seperti air, semen, pasir dan juga agregat kasar sangat mudah untuk didapatkan. Kemudian beton juga relatif awet serta tahan lama, atau bahasa lainnya adalah durable.

Beton selain sebagai bahan untuk pembuatan bagunan juga bisa digunakan untuk membuat trotoar, pipa, struktur arsitektur, jalan raya / jalan , jembatan / jalan layang, parkir struktur, bata / blok dinding dan pondasi untuk pintu gerbang, pagar, tiang dan sebagainya. Maka tak heran jika beton adalah bahan konstruksi yang paling banyak digunakan.

Cara Pembuatan Dan Pencampuran Beton

beton

Pencampuran yang menyeluruh sangat penting untuk produksi seragam, beton dengan kualitas tinggi. Maka dari itu, peralatan dan metode yang sebaiknya mampu secara efektif pencampuran bahan beton yang mengandung agregat tertentu untuk menghasilkan campuran terbesar seragam serta praktis untuk pekerjaan.

Cara pengerjaannya adalah dengan pencampuran semen dan air terlebih daluhu sebelum dicampurkan dengan agregat dapat meningkatkan kuat tekan beton yang dihasilkan.  Pada umumnya dicampur dengan kecepatan tinggi (concrete mixer) kadar air semen dari 0,30-0,45 oleh massa. Sebelum pencampuran pasta semen mungkin harus dicampur dengan bahan additif seperti akselerator atau retarder, plastisizer, pigmen , atau silica fume. Pasta premixed kemudian dicampur dengan agregat dan air yang tersisa batch, dan pencampuran akhir ini selesai pada peralatan pencampuran beton konvensional.

Beton yang digunakan untuk bertulang menggunakan perbandingan 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil. Air yang digunakan 1/2 dari volume semen. Perbandingan ini merupakan perbandingan volume. Sebagai penakar dapat menggunakan peralatan yang tidak sukar dicari seperti ember atau timba. mutu yang diharapkan dapat tercapai dengan perbandingan ini adalah sekitar 150 kg/cm2.

Jika kurang air dalam pasta semen akan menghasilkan beton yang lebih kuat, lebih tahan lama; sebaliknya jika lebih banyak air akan memberikan kualitas rekat beton kurang baik. Demikian halnya dengan air kotor digunakan untuk membuat beton dapat menyebabkan masalah ketika mengatur atau dalam menyebabkan kegagalan prematur struktur.

By |2019-06-14T03:37:34+00:00June 14th, 2019|Blog|