Pengertian dan Risiko yang Dihadapi oleh Kontraktor Bangunan

Kontraktor bangunan banyak dicari terutama saat seseorang tengah melakukan pembangunan kontruksi. Tugas mereka adalah melaksanakan proyek yang berhubungan dengan pembangunan seperti halnya restoran ataupun bangunan yang lain.

Dengan pesatnya pembangunan yang ada, maka tidak heran jika keberadaan kontraktor bangunan mulai banyak yang bermunculan. Anda bisa mencari mana yang yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang akan dilakukan. Apalagi tiap kontraktor tentu memiliki spesifikasinya masing-masing.

Apa Itu Kontraktor Bangunan

kontraktor bangunan dan pengertiannya

Apa sih kontraktor bangunan itu? Dilihat dari bahasanya, kontraktor berasal dari kata kontrak yang memiliki arian khusus yakni kesepakatan ataupun surat perjanjian yang berhubungan dengan proyek tertentu.

Dengan demikian, kontraktor bangunan bisa diartikan sebagai badan hukum ataupun badan usaha yang disewa oleh pihak lain untuk mengerjakan suatu proyek. Pengerjaan tersebut dilakukan sesuai dengan perjanjian di dalam kontrak yang sudah disepakati oleh pihak yang melakukan perjanjian.

Dalam perjanjian yang dibuat dilengkapi dengan penjelasan mengenai biaya keseluruhan, detail pekerjaan serta terdapat juga kapan pengerjaan harus selesai dilakukan.

Kontraktor rumah biasanya mendapatkan pekerjaannya dengan cara memenangkan proyek ataupun melalui lelang proyek. Tentunya setelah bersaing dengan kompetitor lainnya dan ia ditetapkan sebagai pemenangnya.

Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor bukan hanya untuk rumah saja namun juga jenis bangunan yang lain. Ada pembangunan jalan, pembangunan mall, pembangunan perkantoran, gedung bertingkat hingga bandara. Dengan demikian, seseorang harus menyesuaikan jasa yang ia kunjungi dengan spesialiasi yang dimiliki.

Resiko Sebagai Kontraktor Bangunan

kontraktor bangunan serta resiko yang dihadapi

Sebagai seorang kontraktor ia harus melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. Ia juga sebaiknya melaporkan proses dari pembuatan bangunan kepada pemilik bangunan yang telah meminjam jasanya. Pelaporan sendiri bisa dilakukan sesuai dengan waktu kesepakatan mulai dari laporan harian, mingguan hingga bulanan.

Dalam suatu pekerjaan, termasuk juga menjadi seorang kontraktor bangunan tentunya terdapat beberapa resiko yang membuat pekerjaan tak berjalan lancar. Risiko tersebut bisa mencapai banyak hal, seperti yang berikut ini:

  • Risiko dalam bidang kontrak ==> bisa terjadi saat adanya pasal yang kurang jelas, masalah jaminan serta aransi, berkaitan dengan lisensi dan hak paten, force majeure hingga pengaturan pembayaran serta klaim.
  • Risiko dalam bidang ekonomi ==> berkaitan dengan peraturan perpajakan, dalam bidang ekonomi, sosial, realisasi pinjaman, perijinan, kestabilan moneter, aliran kas hingga realisasi dari pinjaman.
  • Risiko dalam bidang manajemen ==> bisa terjadi karena kurang tepatnya dalam pemilihan personil, perencanaan lingkup biaya, jadwal, ketepatan dalam struktur organisasi hingga kurang jelasnya kebijakan serta prosedur pembangunan.
  • Risiko dalam bidang teknis ==> bisa berhubungan dengan masalah tenaga kerja, ketersediaannya tenaga ahli, kualitas kontruksi, pengadaan material hingga teknologi baru dalam suatu kontruksi.

Dengan beragamnya risiko yang bisa terjadi pada kontraktor maka manajemen risiko sebaiknya diperhatikan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya risiko kedepannya. Manajemen risiko sendiri bisa dilakukan dengan cara memahami, mengidentifikasi lalu mengevaluasi risiko pada suatu proyek yang dijalankan.

Agar mendapatkan bangunan yang sesuai keinginan, pemilihan kontraktor bangunan tentu tak boleh sembarangan. Carilah yang mengedepankan profesionalitas dan tentunya sesuai budget yang dimiliki.

Bagi Anda yang tengah berencana membuat suatu bangunan dan membutuhkan kontraktor bangunan, bisa berkonsultasi dengan perusahaan planner & engineering, Adhyaksa Persada Indonesia. Konsultan kontruksi bangunan ini menangani mulai dari perencanaan bangunan, estimasi harga, spesifikasi teknik hingga struktur bangunan dan lain-lain.

By |2019-11-16T15:21:44+00:00November 7th, 2019|Blog, konstruksi|