Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Kalimantan

Kontraktor Kalimantan merupakan persamaan kata atau yang disebut juga sebagai pemborong yang beroperasi di Borneo. Definisi lain dari kontraktor sendiri lahir dari kata kontrak yang tak lain adalah surat kesepakatan atau surat perjanjian atau juga disebut dengan menyewa suatu barang. Kontraktor bisa juga disamakan sebagai suatu badan hukum / orang / badan usaha yang disewa atau dikontrak untuk menjalankan proyek dari sebuah pekerjaan. Dan sesuai dengan pihak maupun memilik pekerjaan yang berbasis kontraktor.

Namun saat seseorang ingin mengkontrak atau menyewa (kontraktor) tidak bisa semudah itu. Sebab ada regulasi yang harus di ikuti oleh seorang kontraktor tersebut, dan sudah tertuang dalam kontrak yang telah disepakati oleh pemilik proyek dan kontraktor pelaksana tersebut. Jasa pembangunan pun tidak akan terlepas dari adanya kontraktor dimana akan sangat dibutuhkan di banyak daerah yang melakukan pembangunan. Terutama dalam pembangunan di Kalimantan.

Ada wilayah atau bidang usaha kontraktor yang sebetulnya terbilang cukup luas. Berikut spesialisasi kontraktor maupun fokus dari kontraktor Kalimantan dibidangnya masing-masing:

1. Kontraktor bidang jasa dan pengadaan tenaga kerja

2. Kontraktor bangunan dan penyediai jasa juga pelaksana kontruksi

3. Kontraktor bidang pertahanan dan militer

Pembangunan Borneo melalui Kontraktor Kalimantan

kontraktor kalimantan

Maraknya pembanguan di Indonesia yang didukung dengan jasa kontruksi memang menjadi nilai lebih untuk negara yang sering membangun. Pembangunan di Indonesia sendiri tidak lebih untuk fasilitas sarana dan prasarana yang dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia sendiri. Salah satunya merupakan pembangunan di Kalimantan yang kerap membaik setiap harinya.

Pembangunan kalimantan sendiri dikatakan akan menjadikannya era baru sebagai pembanguan di masa depan. Namun tentu saja ini tidak terlepas dari persepsi yang sama antar pemerintah daerah juga pemeritah pusat untuk membangun pembangunan di Pulau Kalimantan itu sendiri. Jika hal tersebut terealisasi maka pembangunan di Borneo ini akan berjalan dengan baik sesuai yang diinginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini demi meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat itu sendiri.

Sementara itu untuk mendukung pembangunan di pulau terbesar di Indonesia ini membutuhkan akselerasi peningkatan dari kualitas mutu juga pendidikan.  Yakni dengan memperbanyak perguruan tinggi terutama Institut maupun politeknik yang terdapat jurusan teknik sipil demi membangun kualitas Kontraktor Kalimantan.

Maka dari itu daerah Kalimantan diharapkan mampu  untuk membangun techo park hal ini dikarenakan merupakan harapan dari Presiden Indonesia, Joko Widodo. Techno park dirasa mampu menjalankan fungsinya sebagai sarana pendidikan latihan kerja maupun wirausaha di daerah kalimantan sendiri. Pembangunan Borneo ini tentu saja akan melibatkan tiga unsur yang dirasa mampu bersinergi, diantaranya masyarakat, pemerintah, kontraktor kalimantan sebagai peran swasta. Tak lebih untuk meningkatkan dan mendorong kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) juga kewirausahaan di daerah Kalimantan itu sendiri.

Selanjutnya Kontraktor Kalimantan harus mampu menyediakan pusat dan lahan untu mengalokasikan anggaran dari pembangunannya hingga ke peralatan. Pembangunan ini pun dinilai akan meningkatkan perekonomian di Kalimantan yang tentunya akan memiliki nilai tambah untuk suatu daerah.

Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pembangunan Kalimantan sendiri yakni adanya techno park. Pembangunan techno park sendiri telah  menjadi persepsi yang sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Pemerintah pun mengharapkan agar rencana pembangunan ini dapat terealisasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

 

By |2019-07-15T04:35:17+00:00July 15th, 2019|Blog|