Pengertian dan Definisi dari Mandor Bangunan dan Apa Saja Tugasnya

Seorang mandor sangat dibutuhkan dalam suatu proyek pembangunan. Keberadaannya adalah sebagai pengawas sekaligus penanggung jawab dari proyek yang dilakukan.

Sebagai seorang pengawas bangunan, maka tugas utamanya adalah untuk memastikan jika proyek bisa dikerjakan secara lancar sesuai dengan jadwal dan tentunya dengan tetap memperhatikan keselamatan dari para pekerja.

Apa Itu Pengertian dan Definisi Mandor Bangunan

Mandor

Untuk secara lebih jelasnya, Anda bisa simak pengertiannya dari pendapat para ahli, seperti yang berikut ini :

  • Menurut Heinz Frick (2001) => Adalah orang yang tugasnya memimpin beberapa tukang sekaligus mengawasi pekerjaan mereka. mandor pada umumnya diberi tugas oleh kontraktor (pemborong).
  • Menurut Ervianto (2002) => Adalah seseorang yang mengawasi tukang pada saat bekerja di suatu proyek kontruksi.

Dari beberapa pendapat di atas, maka bisa disimpulkan jika pengawas dalam suatu pembangunan sangat dibutuhkan untuk mengawasi pelaksaan pekerjaan di lapangan. Ia juga memiliki tanggung jawab kepada pihak pemborong yang memberikan  pekerjaan terhadapnya, sehingga bangunan bisa selesai secara tepat waktu.

Apa Saja Peran dan Tugas Mandor dalam Konstruksi Bangunan

https://www.adhyaksapersada.co.id/

Dalam suatu pembangunan, ada beberapa tugas dan juga tanggung jawab seorang pengawas kerja bangunan. Adapun beebrapa tugas dan perannya adalah seperti yang berikut ini :

Menghitung kebutuhan tenaga kerja

Salah satunya adalah menghitung tenaga kerja yang dibutuhan dalam suatu pembangunan, entah itu dalam bentuk bangunan rumah ataupun gedung. Setiap pembangunan tentu membutuhkan jumlah pekerja yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Biasanya semakin luas dan besar bangunan yang akan dibuat, maka semakin banyak juga jumlah pekerja yang dibutuhkan. Untuk mencari pekerja sendiri dilakukan secara berhati-hati dan tidak sembarangan. Pekerja bangunan juga biasanya dicari dari mereka yang sudah berpengalaman.

Melakukan pembagian tugas

Masing-masing pekerja tentu memilki keahlian dan ketrampilannya masing-masing. Dalam hal ini, seorang pengawas bangunan sebaiknya memberikan tugas sesuai dengan ketrampilan yang dimiliki. Apakah harus ditempatkan untuk pekerjaan kayu, batu, atau untuk mengurusi kebutuhuan besi, mengoperasikan alat, dan lain sebagainya.

Pembagian sesuai dengan ketrampilan membuat pekerjaan bisa diselesaikan dengan lancar dan tepat waktu. Hal ini bisa dilakukan karena pekerjaan tersebut berada di tangan yang tepat.

Membuat jadwal juga rencana kerja

Setiap pekerjaan tentu memiliki deadline menganai kapan pekerjaan harus sudah selesai. Dalam hal ini, seorang yang bekerja sebagai pengawas bangunan harus membuat jadwal dan juga rencana kerja.

Rencana kerja bisa dibuat pada tahap awal, sehingga kedepannya pekerja tinggal mengikuti apa yang diinstruksikan dan dibuat sejak awal.

Mengawasi kegiatan tukang bangunan

Dalam melakukan pekerjaannya, para tukang bangunan juga harus diawasi. Hal ini ini dilakukan agar tukang bangunan mampu menyelesaikan pekerjaan mereka dengan baik sesuai dengan rencana kerja yang sudah dibuat sebelumnya.

Dengan melakukan pengawasan, maka kesalahan juga akan lebih bisa diminimalisir. Alhasil, pekerja bangunan mampu menghasilkan bangunan sesuai yang diharapkan oleh si pemilik bangunan.

Saat ada pekerja yang melakukan kesalahan, tugas seorang pengawas adalah segera mengoreksi. Pastikan juga jika pekerja tersebut tidak melakukan kesalahan yang sama.

Menerapkan keselamatan kerja

Keselamatan kerja sangatlah penting untuk diutamakan. Untuk menjaga keselamatan kerja sendiri bisa dilakukan dengan menerapkan beberapa tips yang berikut ini :

  • Memastikan area kerja yang aman => Dalam hal ini, penataan tata letak barang sangat penting untuk diperhatikan. Pastikan juga furnitur, meja kerja, peralatan ringan, peralatan berat, dan juga kendaraan berada di tempat yang sesuai dan aman, sehingga tidak berakibat pada kecelakaan akibat salah letak.
  • Melibatkan pekerja => Melibatkan pekerja bangunan dalam pembuatan perencanaan keselamatan sangat disarankan. Apalagi, pihak pekerja biasanya lebih tahu dan juga paham mengenai kondisi tempat mereka bekerja.
  • Pastikan kondisi alat dan mesin => Pastikan juga kondisi mesin juga alat pembangunan masih sesuai dan layak untuk digunakan. Segera ganti peralatan yang sudah tidak layak, sehingga tidak berpotensi membahayakan keselamatan para pekerja.
  • Melakukan pemeriksaan secara rutin => Pemeriksaan dalam hal ini adalah lokasi kerja. Dalam hal ini sangat penting untuk memahami identifikasi bahaya dengan baik dan benar.
  • Melakukan review => Setiap kali ada perubahan di lokasi kerja, maka perlu dilakukan peninjauan kembali mengenai pembuatan pedoman kerja. Review juga dilakukan untuk menghindari bahaya yang tidak perlu.

Keselamatan pekerja merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Ikuti beberapa tips di atas untuk memastikan keselamatan pekerja agar tidak mengalami hal yang tidak diinginkan selama melakukan pekerjaan.

Memberikan instruksi

Tugas yang selanjutnya adalah dengan memberikan instruksi yang dilakukan secara jelas kepada para tukang bangunan. Instruksi sendiri bisa secara lisan ataupun tulisan, sesuai dengan kebutuhan. Instruksi sendiri diberikan supaya para pekerja bisa mempelajari dan memahami tugas mereka dalam proyek yang dilakukan.

Malaporkan hasil pekerjaan

Sebagai seorang yang memiliki tanggung jawab dalam pekerjaan, maka melaporkan hasil pekerjaan merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan. Dengan demikian, mereka yang menggunakan jasa pengawas bisa tahu sejauh mana pekerjaan dilakukan.

Pemilik proyek juga bisa memperkirakan apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan jadwal atau tidak.

Menagih bayaran

Pengawas bangunan juga memiliki tugas dalam menagih bayaran kepada si pemilik proyek. Selanjutnya, bayaran tersebut akan dibagi-bagikan kepada pekerja bangunan yang lain. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka besaran upah sebaiknya disesuaikan dengan kesepakatan awal.

Dalam hal ini, besaran upah sebaiknya dibicarakan di awal perjanjian. Alhasil, hal yang tidak diinginkan bisa lebih diminimalsir.

Persetujuan penggunaan bahan bangunan

Dalam setiap pembangunan, penting untuk memperkirakan bahan material yang akan digunakan, bagaimana kualitas, dan seberapa banyak bahan tersebut akan digunakan. Dalam hal ini, seorang mandor tidaklah melakukan pembelian material atas keputusannya sendiri, melainkan dengan persetujuan dari si pemilik proyek.

Pemilik proyek sendiri akan menentukan jenis material yang digunakan sesuai dengan dana yang mereka siapkan.

Menentukan kebutuhan peralatan pembangunan

Selain material hal penting lainnya yang harus disiapkan adalah peralatan kerja. Dalam hal ini, alat-alat pembangunan dibutuhkan terutama untuk membuat pekerjaan menjadi lebih praktis dan juga cepat. Peralatan kerja sendiri bisa termasuk alat berat, sesuai dengan jenis bangunan yang dibuat.

Dari beberapa tugas di atas, maka bisa disimpulkan jika seorang mandor memiliki tugas sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab atas proyek yang ia kerjakan. Seorang pengawas sebaiknya memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan dalam memecahkan masalah, hingga kemampuan manajerial.

Bagi Anda yang tengah memiliki pekerjaan proyek dan membutuhkan jasa konsultasi kontruksi bangunan bisa segera menghubungi Adyaksa Persada Indonesia. Jika ingin menggunakan jasa kami, Anda bisa langsung menghubungi kami melalui kontak yang tersedia. Anda akan segera terhubung dengan admin yang siap membantu mengatasi masalah proyek Anda.

By |2020-11-26T05:26:32+00:00November 26th, 2020|Wawasan Umum|