Seberapa Penting Membangun Drainase?

Dalam dunia konstruksi, pembangunan darinace juga adalah salah satu yang mesti diperhatikan. Drainace adalah  salah satu fasilitas dasar sebagai salah satu sistem untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini merupakan kompenen penting dalam perencanaan kota, khususnya dalam perencanaan konstruksi infrastruktur.

Apa Itu Pembangunan Drainace?

apa itu drainace

Drainace merupakan infrastruktur yang dibangun sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah. Dalam hal ini, drainace itu sendiri berkaitan erat dengan salinitas. Yang mana, drainace adalah infrastrukut yang dibuat dan dimaksudkan untuk  pembuangan kelebihan air yang tidak di inginkan pada suatu daerah. Ini juga berkaitan dengan penaggulangan akibat yang ditimbulkan oleh kelebihan air tersebut.
Adanya sistem drainase di perkotaan sangat diperlukan, karena hal tersebut berkaitan dengan kesehatan, kenyamanan dan keasrian daerah pemukiman khususnya dan daerah perkotaan tersebut. Jika tidak ada genangan air, banjir dan pembuangan limbah yang tidak teratur, maka kualitas hidup penduduk di wilayah bersangkutan akan menjadi lebih baik.

Fungsi Pembangunan Drainace

fungsi pembangunan draince

Berikut ini adalah beberapa fungsi terkain adanya pembangunan draince di perkotaan:

  • Untuk mengurangi meluapnya air yang berlebih dari suatu kawasan atau lahan. Hal ini dapat membuat suatu lahan dapat difungsikan secara optimal.
  • Sebagai pengendali air kepermukaan,  drainace dapat memperbaiki daerah becek, genangan air atau banjir.
  • Menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal.
  • Mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada.
  • Mengendalikan air hujan supaya tidak meluap dengan berlebihan sehinga tidak terjadi banjir.

Macam-Macam Drainase

macam-macan drainace

 

Drainace itu sendiri tebagi ke dalam beberapa macam yang berdasarkan sejarah terbentuknya, menurut letak bangunannya, enurut fungsi, dan menurut letak bangunannya.

1. Menurut Sejarah Terbentuknya

Berikut ini adalah jenis drainace menurut sejarah terbentuknya:

  • Drainase Alamiah (Natural Drainase) =>  yaitu drainace yang terbentuk secara alami serta tidak terdapat bangunan-bangunan penunjang. Misalnya, bangunan pelimpah, pasangan batu atau struktur beton, gorong-gorong, dan sebagainya. Saluran tersebut terbentuk oleh gerusan air yang  lambat laun membentuk jalan air (drainace)  yang permanen seperti sungai kecil.
  • Drainase Buatan (Arficial Drainage) => yaitu drainace yang dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu. Pada jenis drainace yang satu ini tentu memerlukan bangunan atau material khusus seperti selokan pasangan batu/beton, gorong-gorong, pipa-pipa dan sebagainya dalam pembuatannya.

2. Menurut Letak Bangunan

Menurut letak bangunannya, drainace dikategorikan sebagai berikut:

  • Drainase Permukaan Tanah (Surface Drainage) => Yang merupaka saluran air  yang letaknya berada di atas permukaan tanah. Fungsinya adalah mengalirkan air limpasan permukaan.
  • Drainase Bawah Permukaan Tanah (Subsurface Drainage) => Saluran air  yang dibuat untuk mengalirkan air limpasan permukaan melalui media dibawah permukaan tanah (pipa-pipa), dikarenakan alasan-alasan tertentu.

3. Menurut Fungsi

Sementara berdasarkan fungsinya, pembangunan drainace ini dikategorikan menjadi beberpa jenis , di antaranya:

  • Single Purpose => Saluran yang difungsikan untuk mengalirkan satu jenis air buangan, misalnya air hujan saja atau jenis air buangan yang lainnya seperti limbah domestik, air limbah industri, dan sebagainya.
  • Multi Purpose => Saluran yang difungsikan untuk mengalirkan beberapa jenis air buangan baik secara bercampur maupun bergantian.

4. Menurut Konstruksi

Dilihat dari segi konstruksi, drainace itu sendiri bibagi ke dalam beberapa macam, di antaranya:

  • Saluran Terbuka => Saluran yang lebih cocok untuk drainace  pada saat  hujan. Biasanya salauran yang satu ini dibuat di daerah yang mempunyai luasan yang cukup.
  • Saluran Tertutu => Adalah saluran yang pada umumnya sering dipakai untuk aliran kotor ataupun air yang mengganggu kesehatan di lingkungan. Biasanya terletak di kota/permukiman.
By |2019-09-03T02:44:01+00:00September 3rd, 2019|konstruksi|