Definisi Hak Guna Bangun dan Cara Mendapatkannya

Pengertian hak guna bangun adalah sertifikat yang kepemilikan lahannya di pegang oleh pihak negara. Dalam hal ini, si pemilik sertifikat hanya bisa memanfaatkan lahan tersebut entah untuk pembangunan atau digunakan untuk beragam keperluan yang lain. Umumnya, HGM dikembangkan oleh pihak pengembang untuk keperluan komersial.

Pembangunan di atas lahan dilakukan dengan jangka waktu tertentu atau terbatas yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan.

Pengertian Hak Guna Bangun dan Manfaatnya

Pengertian hak guna bangun

Seperti yang telah dijelaskan di atas, definisi hak guna bangunan merupakan hak untuk membangun suatu bangunan di atas tanah yang dimiliki oleh negara. Adapun beberapa manfaat hak guna bangun, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Terbukanya peluang usaha => manfaat yang pertama adalah peluang usaha yang terbuka. Properti HGM biasanya disewakan untuk mereka yang ingin membangun usaha, namun tidak digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Ada banyak bangunan yang bisa dibuat mulai dari perkantoran, kios, apartemen, hingga kos.
  • Bisa dilakukan dengan dana terbatas => Karena hanya bersifat sementara, maka Anda juga tidak perlu menyiapkan dana besar untuk memanfaatkan lahan tersebut. Berbeda dengan pembelian tanah yang harus menyiapkan dana yang besar untuk membelinya. Belum lagi, dana lain yang harus dipersiapkan untuk pembangunan di atasnya nanti.
  • Tidak terbatas untuk WNI => Dengan ekonomi yang tumbuh pesat, Indonesia menjadi negara tujuan investasi yang menjanjikan. Hal ini juga menjadi salah satu alasan kenapa banyak WNI yang bekerja dan tinggal disini. Namun, karena WNA memiliki status hukum yang terbatas, maka HGB menjadi solusi aman untuk memiliki properti.

Anda tinggal gunakan sendiri hak pembangunan tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Cara Mendapatkan HGM

Pengertian hak guna bangun

Setelah mengetahui definisi hak guna bangun, tidak ada salahnya jika Anda mencari tahu bagaimana cara mendapatkan HGM. Jika tertarik, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen, seperti yang berikut ini:

  • Fotokopi identitas permohonan ataupun akta pendirian perusahaan yang sudah mendapatkan pengesahan dan sudah didaftarkan di badan hukum
  • Adanya perencanaan pengusahaan tanah jangka pendek dan juga jangka panjang
  • Surat ukur jika ada
  • Dokumen bukti kepemilikan serta bukti perolehan tanah. Sebagai contoh adalah surat pelepasan kawasan hutan dari instansi yang berwenang atau surat bukti perolehan tanah yang lain
  • Adanya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDM) atau Penanaman Modal Asing (PMA).
  • Dokumen perijinan penunjukaan atas penggunaan tanah ataupun surat pencadangan tanah

Pengguna bangunan tidak bisa bebas dalam menggunakan lahan karena harus sesuai dengan perijinan yang telah disepakati.

Perbedaan HGM dan SHM

Pengertian hak guna bangun

Perbedaan keduanya ada pada tingkat kuasa dan juga jangka waktu kepemilikannya. Jika SHM bisa diwariskan dan tidak memiliki batasan dalam waktu waktu penggunaannya, maka HGM terdapat batasan waktunya. Penggunaannya juga hanya sebatas waktu yang sudah disepakati. Meski demikian, Anda tetap bisa melakukan perpanjangan masa penggunaan dari lahan terkait.

Jika memang ingin menetap dalam jangka waktu yang tidak terbatas dan melakukan investasi panjang, Anda bisa membeli lahan dengan status SHM. Namun, jika tidak untuk digunakan dalam waktu panjang, maka HGM menjadi solusi yang aman.

Pengertian hak guna bangun dan manfaatnya sangat penting untuk diketahui. Bagi Anda yang ingin melakukan pembangunan kontruksi, Anda bisa segera berkonsultasi ke bidang design dan engineering, PT. Adhyaksa Persada Indonesia yang didukung oleh tim yang berpengalaman. Kami siap membantu Anda dalam jasa kontruksi yang dilakukan. Kamu juga telah menyelesaikan banyak project secara baik.

By |2020-02-24T02:45:28+00:00Februari 24th, 2020|Blog|