5 Faktor Harga Tanah Naik pada Suatu Daerah

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab harga tanah naik. Penduduk yang semakin banyak membuat lahan untuk mendirikan bangunan justru menyempit. Apalagi jika Anda tinggal diperkotaan. Jadi tidak heran jika orang-orang kota gemar meningkat rumah untuk mendapatkan ruang lebih bagi hunian mereka.

Penyebab Harga Tanah Naik Yang Mungkin Terjadi

Penyebab harga tanah naik

Lantas apa saja yang menyebabkan harga tanah menjadi lebih tinggi seiring dengan berjalannya waktu? Ada beberapa alasan yang mendasarinya, seperti yang berikut ini.

  1. Tanah Dikuasai oleh Pihak Tertentu

Salah satu faktor harga tanah naik adalah dikuasainya tanah oleh beberapa pihak tertentu. Beberapa diantanya adalah investor, pengembang, dan juga para pemilik modal. Para pemilik modal tersebut bisa saja membeli tanah yang kemudian mereka olah untuk dijadikan bangunan demi kepentingan komersial.

Tanah yang sudah diolah tersebut kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih mahal. Bahkan, bisa berkali lipat dari harga yang sebelumnya. Keuntungan yang didapatkan juga akan semakin tinggi. Semakin banyak investor dan pengembang yang ada, maka kenaikan harga tanah juga akan terus terjadi.

  1. Meningkatnya Permintaan Properti

Alasan kenaikan harga tanah yang selanjutnya adalah karena permintaan properti yang naik. Biasanya, permintaan properti yang bagus juga didukung oleh daya beli masyarakat yang kuat. Bahkan, kenaikan harga tanah di beberapa kota besar seperti halnya Bogor dan Jakarta naik hanya dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

  1. Tanah di kawasan padat penduduk

Faktor harga tanah naik yang selanjutnya adalah karena lokasinya yang berada di kawasan padat penduduk. Selain itu, semakin maju kawasannya, maka semakin mahal juga harga tanah yang bisa ditawarkan.

 

Biasanya, tanah yang berada di lokasi dengan penduduk padat juga lebih aman dan memiliki legalitas yang lengkap. Pihak pengembang juga lebih banyak memburu jenis tanah yang satu ini karena lebih cepat laku saat dijual kembali. Jadi, tidak heran jika jenis tanah ini menjadi incaran oleh para pengembang tersebut.

  1. Adanya benda di atas tanah

Alasan yang selanjutnya adalah keberadaan benda-benda di atas tanah. Benda-benda yang dimaksud adalah benda yang memiliki harga ekonomi entah yang berupa tanaman ataupun bangunan tertentu.

Beberapa jenis tanaman yang memungkinkan kenaikan harga tanah antara lain adalah karet, kelapa, kopi, atau bahkan tumbuhan cokelat. Hal ini tidak lepas dari alasan jika tanaman tersebut dibudidayakan, maka keuntungan bagi pemilik tanah juga akan berlipat. Hal ini tentu tidak berlaku jika benda di atas tanah tidak bernilai ekonomis.

  1. Lokasi tanah strategis

Strategis atau tidaknya suatu lokasi menentukan harganya. Karena semakin strategis, maka semakin mahal juga harga yang ditawarkan. Sebagai contoh adalah saat ada tanah dijual yang berada di dekat fasilitas publik dan pusat kota, tanah tersebut akan memiliki banyak peminat dan ditawar dengan harga tinggi.

Belum lagi jika tanah yang dijual berada di lingkungan yang sudah tertata dengan baik mulai dari keberadaan jaringan PDAM, saluran drainase, hingga jaringan listrik. Beberapa hal tersebut membuat harga tanah menjadi semakin istimewa.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab harga tanah naik seperti beberapa hal di atas. Semakin bagus lokasi dan kondisi di sekitar tanah, maka semakin mahal juga harganya.

Bagi Anda yang memiliki tanah dan ingin dibuat bangunan di atas, tidak perlu ragu untuk menghubungi PT Adhayaksa Persada. Anda juga bisa konsultasikan dulu terkait dengan pembangunan rumah atau jenis bangunan lain kepada kami.

By |2020-02-23T03:06:14+00:00Februari 23rd, 2020|Blog, News|