Membedakan Metode Sambungan Kering dan Basah pada Beton

Hal yang mesti Anda yang bergelut dibidang teknik sipil dan konstruksi dalah mengenai sambungan beton kering dan basah. Lalu apa perbedaan sambungan kering dan basah pada beton itu sendiri? Pada dasarnya, dalam proses penyatuan komponen-komponen struktur, khususnya pada beton pracetak menjadi sebuah struktur bangunan yang monolit adalah satu dari sekin hal yang sangat penting. Hal ini sangat penting untuk pengaplikasian teknologi beton pracetak dalam pengerjaan suatu bangunan konstruksi.

Beton Sebagai Material Penyambung dalam Konstruksi

perbedaan sambungan beton basah dan kering

Dalam melakukan pekerjaan dan perencanaan konstruksi, terdapat material yang harus disatukan. Material tersebut terdiri dari dua jenis, yang pertama adalah penyatuan material beton. Sementara itu yang kedua adalah penyatuan material baja.

Hal lain yang mesti diketahui adalah bahwa sambungan antara beberapa komponen pracetak tidak hanya berfungsi sebagai penyalur beban, namun juga mesti bisa secara efektif mengintegrasikan komponen-komponen tersebut. Sehingga, struktur secara keseluruhan dapat berperilaku monolit.

Gaya-gaya yang harus disalurkan dalam struktur bangunan adalah gaya horizontal, yaitu gaya yang timbul akibat beban horizontal (beban angin, beban gempa). Selain itujuga ada gaya vertikal, yaitu gaya gaya yang ditimbulkan akibat beban gravitasi (berat sendiri komponen).

Penempatan sambungan antara komponen beton pracetak juga ternyata harus diusahakan sedemikian rupa. Hal ini dilakukan untuk bisa terletak pada suatu tempat di mana momen yang terjadi relatif kecil dan hanya sedikit komponen yang harus disatukan.

Bagaiaman Perbedaan Sambungan Kering dan Basah pada Beton?

perbedaan beton kering juga baah

Metode merupakan hal yang perlu diperhatikan terkait sambungan pada beton. Hal tersebut umumnya digunakan dalam usaha menyatukan komponen-komponen beton pracetak dibedakan menjadi dua. Terdapat dua metode sambungan yang sering digunakan untuk konstruksi bangunan, yaitu dengan menggunakan sambungan kering dan yang kedua adalah dengan sambungan basah.

1. Metode Sambungan Kering

Metode sambungan kering merupakan salah satu  metode yang dapat digunakan dalam proyek pembangunan konstruksi. Metode yang satu ini dilakukan dengan cara menyambungkan komponen beton pracetak, yang man sambungan tersebut dapat segera berfungsi secara efektif. Beberapa material yang termasuk ke dalam metode ini di antaranya adalah alat sambung berupa las dan baut.

2. Metode Sambungan Basah

Metode sambungan beton selanjutnya yang dapat digunakan untuk proyek pembangun konstruksi adalah metode sambungan basah. Metode yang satu ini  merupakan metode yang dilakukan dengan cara menyambungkan atau menghubungkan komponen beton pracetak, yang masa sambungan tersebut baru dapat berfungsi secara efektif setelah beberapa waktu tertentu. Meterial yang termasuk dalam jenis metode yang satu ini adalah sambungan in-situ concrete joints.

Perbedaan metode sambungan kering dan basah pada beton ini hanya terlihat pada waktu efektivitasnya. Kedua metode tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Selain itu, pemanfaatannyapun  disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Pemilihan Metode Penyambungan Beton

pemilihan metode penyambungan beton

Pemilihan metode penyambungan dalam pengerjaan proyek konstruksi dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

  • Sistem Struktur => Rangka bangunan yang terbentuk oleh kolom tanpa ada sambungan di sepanjang kolom biasanya dengan ketinggian tidak lebih dari 30 meter yang disebabkan karena berat sendiri komponen tersebut. Jika panjang kolom bertambah, maka akan bertambah pula beratnya.
  • Metode Erection => Dalam penyatuan komponen-komponen beton pracetak dikenal dua metode erection (yaitu metode vertikal dan horizontal). Metode vertikal adalah penyatuan komponen beton pracetak pada arah vertikal ke atas. Sedangkan metode horizontal, cara ini memberikan kelonggaran waktu sebelum sambungan tersebut menerima beban.
By |2019-08-31T09:03:08+00:00August 31st, 2019|konstruksi|