Wawasan Umum

Definisi dan Pengertian Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dan Pengurusannya

Definisi dan Pengertian Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dan Pengurusannya

Sertifikat Laik Fungsi atau yang disingkat dengan SLF merupakan sertifikat yang menyatakan jika suatu bangunan aman untuk digunakan. Untuk bisa mendapatkan SLF tentunya ada beberapa persyaratan dan juga aturan yang harus ditaati. Untuk mengenal lebih jauh mengenai apa itu SLF dan tujuannya, Anda bisa simak ulasan yang berikut ini :

Apa Itu Definisi dan Pengertian Sertifikat Laik Fungsi

Apa Itu Definisi dan Pengertian Sertifikat Laik Fungsi

SLF sendiri adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pihak pemerintah untuk bangunan gedung yang sudah selesai. SLF akan diberikan jika bangunan tersebut sudah dibangun sesuai dengan IMB dan juga persyaratan kelaikan teknis sesuai dengan fungsinya. Pemberian SLF dilakukan setelah adanya pengecekan dan juga pemeriksaan.

SLF memiliki masa berlaku 5 tahun untuk bangunan umum. Sedangkan untuk bangunan tempat tinggal, memiliki masa berlaku 20 tahun.

Sebuah gedung memang sebaiknya memiliki dokumen dan juga perijizan yang lengkap. Dengan demikian, kelayakan bangunan juga bisa dipertanggungjawabkan dan bisa digunakan sesuai dengan fungsinya. Dengan adanya SLF, suatu gedung juga akan mampu memberikan rasa nyaman dan aman bagi mereka yang berada di dalam gedung.

Undang-undang yang Mengatur Sertifikat Laik Fungsi

Undang-undang yang Mengatur Sertifikat Laik Fungsi

Pemerintah menerbitkan aturan tentang pembangunan bangunan gedung guna mengendalikan soal tata ruang, penggunaan lahan, juga dampaknya terhadap lingkungan. Adapun beberapa landasan hukum mengenai SLF, antara lain adalah sebagai berikut :

  • SLF berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
  • SLF berdasarkan pada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung
  • Undang-undang Nomor Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
  • Undang-undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman
  • Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung

Serta beberapa landasan hukum lainnya. Mengingat pentingnya SLF bagi bangunan gedung diharapkan para pemilik gedung memiliki sertifikat yang satu ini untuk menunjukkan jika gedungnya layak digunakan. Alhasil, berbagai aktivitas yang dilakukan di dalamnya juga bisa lebih nyaman dan aman.

Tujuan dari Sertifikat Laik Fungsi

Tujuan dari Sertifikat Laik Fungsi

Apa fungsi dan tujuan dari kepemilikan SLF? Kepemilikan SLF suatu bangunan memiliki banyak tujuan, yang beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mewujudkan Bangunan Sesuai Fungsinya

Pendirian bangunan yang tidak diperhitungkan secara matang dan baik, bisa mendatangkan masalah kedepannya. Apalagi, tidak sedikit pihak pengembang yang hanya memikirkan keuntungan saja, sedangkan fungsi bangunan kurang diperhatikan.

Namun, dengan adanya SLF, pihak pengembang juga akan lebih teliti dan berhati-hati agar bangunannya mendapatkan sertifikat kelayakan.

SLF sendiri memperhitungkan beberapa hal dalam suatu pembangunan seperti halnya apakah bangunan memiliki instalasi listrik dan air yang berfungsi dengan baik. Suatu gedung juga harus mencakup persyaratan kesehatan yang meliputi sistem pencahayaan, air bersih, pembuangan limbah, penyaluran air hujan, dan lain sebagainya.

2. Memberikan Kepastian Hukum

SLF juga digunakan untuk memberikan kepastian hukum selama proses dan juga penyelenggaraan pembangunan gedung atau yang dalam bentuk hunian. Dengan adanya SLF, maka pembangunan dijamin oleh hukum yang berlaku.

Barangkali kita sudah sering mendengar terjadinya kecelakaan kerja pada suatu bangunan. Dengan adanya SLF, hal yang tidak diinginkan seperti yang telah disebutkan bisa diurus secara legal.

3. Meningkatkan Kenyamanan para Penghuni

Bisa juga digunakan untuk meningkatkan faktor kenyamaan dari mereka yang berada di dalam bangunan. Sebagai contoh adalah saat ada hotel yang sudah memiliki SLF lalu bukti kepemilikannya dipajang di depan lobi hotel.

Dengan demikian, orang yang melihat sertifikat tersebut juga akan merasa nyaman dan yakin untuk menginap di sana. Pengunjung hotel juga akan merasa lebih aman saat berada di hotel yang layak digunakan.

Dengan mengurus SLF, bangunan gedung juga akan dianggap lebih tertib secara adminitratif. Gedung tersebut juga akan dianggap handal secara teknis serta mampu menjamin keselamatan para pekerja dan orang yang ada di dalamnya.

Persyaratan Pengajuan Sertifikat Laik Fungsi

Persyaratan Pengajuan Sertifikat Laik Fungsi

Tentunya Sertifikat Laik Fungsi tidak bisa didapatkan begitu saja, melainkan harus ada persyaratan yang harus dipenuhi. Dengan memenuhi persayaratan yang ada, SLF juga bisa segera diurus lebih lebih lancar dan tanpa hambatan. Untuk lebih jelasnya mengenai persyaratan dari pengajuan SLF, Anda bisa simak ulasan yang berikut ini :

  • Berita acara jika bangunan sudah selesai dan juga telah dibangun sesuai dengan IMB
  • Fotokopi IMB yang terdiri dari gambar arsitektur lampiran IMB, surat keputusan IMB, dan juga keterangan dan Peta Rencana Kota Lampiran IMB
  • Adanya laporan Direksi Pengawas lengkap yang didalamnya terdiri dari fotokopi Surat Penunjukan Pemborong dan Direksi Pengawas berikut dengan koordinator Direksi Pengawasanya, surat pernyataan dari koordinator Direksi Pengawas jika bangunan sudah selesai sesuai IMB, laporan lengkap Direksi Pengawas sesuai dengan tahap kegiatannya, dan fotokopi TDR/SUJK Pemborong dan surat izin bekerja/SIPTB Direksi Pengawas
  • Foto bangunan seperti halnya foto sumur resapan air hujan yang disertai dengan gambar SRAH, ukuran, foto perkuatan untuk keamanan dari bangunan, juga perhitungan kebutuhan dan pelaksanannya

Meski demikian, Anda perlu tahu jika persyaratan yang diajukan oleh masing-masing daerah bisa berbeda.

Jika syarat dokumen lengkap, Anda bisa mengajukannya SLF dengan segera. Pengajuan bisa dilakukan melalui Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada tingkat suku dinas, kecamatan, ataupun dinas terkait yang ada di suatu daerah.

Selanjutnya, dokumen yang diserahkan akan dilakukan pemerikaan apakah sudah lengkap atau belum. Jika belum, maka SLF belum bisa diterbitkan. Namun jika syarat sudah lengkap, maka SLF akan segera diterbitkan. Inilah kenapa sangat penting mencukupi syarat dokumen untuk kelancaran penerbitan SLF.

Layanan Bantuan Pengurusan Sertifikat Laik Fungsi dari Adhyaksa Persada

Layanan Bantuan Pengurusan Sertifikat Laik Fungsi dari Adhyaksa Persada

Apakah Anda tengah melakukan pengurusan SLF dan bingung bagaimana cara melakukannya? Bagi seorang pemula, pengurusan SLF barangkali menjadi masalah. Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir karena ada PT Adhyaksa Persada Indonesia yang siap membantu. Dengan menggunakan jasa kami, Anda juga akan lebih hemat waktu dan tenaga.

PT Adhayksa Persada merupakan salah satu jasa di bidang desain arsitektur dan perencanaan bangunan yang siap diajak bekerja sama dalam pembangunan kontruksi. Untuk menghubungi kami, Anda bisa memilih sendiri kontak yang akan digunakan. Kami menyediakan kontak yang berupa nomor telepon hingga alamat email.

Untuk pemesanan jasa pengurusan sertifikat laik fungsi atau jasa lainnya yang lebih mudah, Anda juga bisa menghubungi kami melalui tombol pesan di wesbite resmi yang kami sediakan. Anda bisa menemukan tombol ini di bagian kanan pojok bawah dari halaman website. Dalam sekali klik, Anda akan terhubung dengan admin kami yang sedang bertugas.

PT Adhyaksa Persada Indonesia merupakan konsultan konstruksi bangunan yang sudah berpengalaman di bidangnya. Kami juga melayani klien secara profesional sesuai dengan kebutuhan mereka terkait dengan pembangunan yang dilakukan. Selalu hubungi kami melalui kontak yang resmi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *