4 Standar Pembangunan Gedung dalam Konstruksi

Untuk menjalankan sebuah proyek konstruksi, diperlukan standar bangun gedung yang mesti dipenuhi. Oleh sebab itu,  pembangunan gedung pun mesti dilaksanakan oleh para pelaku pengadaan yang memiliki latar belakang pengetahuan konstruksi. Hal lain yang harus diperhatikan di antaranya adalah siapa pun yang mengelola proyek tersebut baik dari latar belakang apapun dan dari instansi/dinas manapun harus bisa menerima tanggung jawab pembangunan gedung sesuai dengan standar yang ada.

Persiapan Pelaksanaan Bangun Gedung

persiapan bangun gedung

Persiapan pelaksanaan proyek konstruksi yang pertama adalah melakukan perencanaan. Dalam melakukan persiapan membangun gedung, hal-hal yang mesti diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Persiapan kebutuhan luas bangunan.
  • Persiapan kebutuhan sarana dan prasarana.
  • Persiapan kebutuhan lahan.

Selain itu, penyusunan program kebutuhan gedung yang luasnya lebih dari 1.500m2, Anda dapat menggunakan jasa konsultan sebagai pekerjaan non-standar dalam pengadaan sebuah proyek.

Standar Bangun Gedung dalam Konstruksi

standarisasi bangun gedung
Dalam mengadakan pekerjaan bangunan, tentu tidak dapat dilakukan dengan sembarangan.  Dalam hal ini, ada standarisai khusus yang harus dipenuhi tiap pekerja yang terlibat untuk melaksanakan proyek tersebut. Standarisasi tersebut dilakukan untuk memenuhi persepsi yang sama mengenai tata cara, perhitungan, dan hasil dari suatu pekerjaan.

Berikut ini adalah standar bangun gedung yang telah ditetapkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia  serta instansi lainnya:

1. SNI dan Peraturan Bidang Struktur

SNI dan peraturan bidang struktur meliputi:

  • Tata Cara Perencanaan Gempa Untuk Jembatan
  • Perencanaan struktur beton untuk jembatan
  • Perencanaan struktur baja untuk jembatan
  • Pembebanan untuk jembatan
  • Tata cara perhitungan struktur beton
  • Tata cara perhitungan struktur baja untuk bangunan gedung
  • Standard perencanaan ketahanan gempa terhadap struktur bangunan gedung
  • Tata cara perencanaan dan perancangan bangunan kedokteran nuklir di Rumah Sakit.
  • Tata cara perencanaan serta perancangan bangunan radiologi di Rumah Sakit

2. SNI dan Peraturan Bidang Tanah (Geoteknik)

Standar bangun gedung dalam peraturan bidah tanah atau geoteknik meliputi:

  • Cara uji penetrasi lapangan dengan SPT
  • Standard Test Method for Mechanical Cone Penetration Test (ASTM CPT)
  • Cara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir

3. SNI dan Peraturan Bidang Manajemen Konstruksi

Standarisasi pada peraturan bidang manajemen konstruksi meliputi:

 

  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pipa dan saniter.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan langit-langit untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara pengecatan dinding tembok dengan cat emulsi
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan plesteran untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan atap untuk bangunan dan gedung.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan kayu untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan dinding untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan.
  • Tata cara pengerjaan lembaran asbes semen untuk penutup atap pada bangunan rumah.
  • Spesifikasi tingkat bunyi dan waktu dengung dalam Bangunan dedung dan perumahan

4. SNI dan Peraturan Bidang Mekanikal dan Elektrikal

Standarisasi peraturan di bidang mekanikal dan elektrikal meliputi:

  • Sistem pasokan daya listrik darurat menggunakan energi tersimpan (SPDDT).
  •  Sistem pasokan daya listrik darurat dan siaga.
  • Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem springkler otomatik untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung.
  •  Persyaratan umum instalasi listrik 2000.

Seluruh standar bangun gedung tersebut harus dilaksanakan supaya proyek pun bisa dilakukan dengan lancar.

By |2019-09-01T02:33:42+00:00September 1st, 2019|konstruksi|