Jenis Dan Ilmu Yang Perlu Dikuasai Surveyor Konstruksi

Dalam dunia konstruksi khususnya atau dalam suatu proyek pada umumnya terdiri dari beberapa proses pekerjaan besar. Beberapa proses pekerjaannya adalah Proses Perencanaan (Planning) Proses Pelaksanaan (Acting) Proses Pengawasan (Supervising) Dalam tahap perencanaan ini Surveyor konstruksi.

Surveyor konstruksi atau biasa disebut uitzet mempunyai berbagai tugas dalam pembangunan sebuah kontruksi. Secara umum, pekerjaan surveyor adalah berhubungan dengan pengukuran bangunan. Tugas tersebut dapat dikatakan sebagai kunci pembuka dalam pelaksanaan proyek. Karena aplikasi gambar rencana ke dalam dunia nyata akan sangat bergantung kepada keahliah surveyor dalam menerjemakan bentuk dan juga ukuran gambar. Ukuran gambar tersebut kemudian diterjemahkan kedalam pelaksanaan konstruksi bangunan.

Jenis-Jenis Surveyor 

jenis surveyor konstruksi

  1. Surveyor Gedung

Surveyor gedung adalah ahli dalam bidang konstruksi dan bangunan. Tugasnya adalah mengevaluasi dan memberikan masukan kepada klien (baik klien personal pemilik rumah, maupun perusahan) mengenai desain dan konstruksi sebuah bangunan. Surveyor Gedung memberikan laporan rinci yang dikenal sebagai survei bangunan. Mereka mengidentifikasi permasalahan dalam struktur dan konstruksi bangunan dan memberikan saran-saran terkait perbaikan dan pemeliharaan bangunan.

  1. Surveyor Jalan dan Jembatan

Tugas sebagai surveryor jalan dan jembatan adalah melihat kondisi fisik jalan serta kondisi visual jalan. Setelah itu adalah menginput data dan juga tabulasi yang mencakup keseluruhan secara umum. Kemudian dibagi menjadi 3 jenis, yakni data infrastruktur yang meliputi jaringan jalan, fasilitas pendukung transportasi. Yang kedua adalah data tata guna lahan. Serta yang terakhir yakni data sosial ekonomi  yang mencakup demografi, dan perekonomian wilayah.

  1. Surveyor Tambang

Tugas sebagai surveyor tambang biasanya diarahkan sebagai survey data processing. Hal ini diperuntukan pengolahan selanjutkan ke perhitungan volume, perhitungan cadangan, desain jalan, dan malah banyak pula yang merangkap ke mine plan. Kemudian untuk menghitung kapasitas alat untuk menghitung target bulanan atau ke design tambang untuk merencanakan bentuk tambang, kemana arah jalan, berapa jumlah bench yang di perlukan, sudut kemiringan design tambang agar tidak terjadi longsoran, dan menentukan berapa kapasitas tanah penutup (overburden & interburden).

Ilmu Yang Harus Dikuasai Oleh Surveyor Konstruksi

ilmu surveyor konstruksi

Surveyor memang sebuah provesi yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan konstruksi. Sebab sebelum sebuah jasa konstruksi melaksanakan proyek pembangunan, mereka harus mengetahui terlebih dahulu medan pembangunan. Cara mengetahui agar meminimalisir segala kemungkinan buruk adalah dengan kerja seorang surveyor konstruksi.

Seorang surveyor konstruksi juga harus menguasasi beberapa ilmu dasar sebagai penunjang pekerjaannya. Empat ilmu survey tersebut adalah:

  1. Ilmu Ukur Tanah

Ilmu ukur tanah adalah cabang dari ilmu Geodesi yang khusus mempelajari sebagian kecil dari permukaan bumi dengan cara melakukan pengukuran- pengukuran guna mendapatkan peta. Pengukuran yang di lakukan terhadap titik- titik detail alam maupun buatan manusia meliputi posisi horizontal (x,y) maupun posisi vertikal nya (z) yang diferensikan terhadap permukaan air laut rata-rata.

  1. Teknik Gambar Bangunan

Teknik gambar bangunan adalah ilmu yang mempelajari tentang perencanaan bangunan, pelaksanaan pembuatan gedung dan juga perbaikan gedung. Kegiatannya adalah belajar menggambar rumah, gedung dan apartemen, menghitung biaya bangunan, melaksankan pembangunan dan memelihara kontruksi bangunan.

  1. Ilmu Matematika

Matematika adalah ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, bangun ruang, dan perubahan-perubahan yang pada suatu bilangan. Matematika berasal dari bahasa Yunani Mathematikos yang artinya ilmu pasti. Dalam bahasa belanda matematika di sebut sebagai Wiskunde yang artinya ilmu tentang belajar.

  1. Ilmu Mengoperasikan Alat Survey

Ilmu ini adalah yang paling central. Sebab surveyor konstruksi harus dapat menggunakan alat survey agar pekerjaannya berjalan dengan baik dan benar.

By |2019-05-27T04:35:31+00:00May 27th, 2019|Blog|